Analisis Kepribadian pada iklan

Honda Blade: ”Winning With Blade”

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Di dunia ini tidak ada manusia yang sama persis baik dalam kepribadian, sifat dan karakter. Oleh karena itu memahami kepribadian konsumen adalah penting bagi pemasar karena kepribadian bisa terkait dengan perilaku konsumen. Adanya perbedaan dalam kepribadian konsumen tersebut akan mempengaruhi perilakunya dalam memilih atau membeli produk karena konsumen akan membeli barang yang sesuai dengan kepribadiannya.

Kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri manusia sedangkan perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri yang unik dari masing-masing individu sehingga.

Tujuan

Dengan mempelajari kepribadian, para pemasar dapat mengetahui perilaku konsumen agar pemasar dapat merancang komunikasi yang sesuai dengan sasaran konsumen yang dituju. Singkatnya, pemahaman terhadap kepribadian sangat bermanfaat bagi pemasar karena kepribadian dapat dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar.

Mempelajari kepribadian konsumen juga sangat penting dalam hal produksi suatu barang yang sesuai dengan keinginan konsumen.

TINJAUAN PUSTAKA

Kepribadian menurut tokoh psikologi terkemuka Gordon Allport bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah. Secara eksplisit Allport menyebutkan, kepribadian secara teratur tumbuh dan mengalami perubahan.

Sedangkan menurut Ujang Sumarwan kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Perbedaan karakteristik akan mempengaruhi respon individu terhadap lingkungannya secara konsisten. Perbedaan karakteristik akan mempengaruhi perilaku individu tersebut. Individu dengan karakteristik yang sama cenderung akan bereaksi yang relatif sama terhadap situasi lingkungan yang sama. Kepribadian juga menggambarkan respon yang konsisten.

Hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian:

  1. kepribadian menggambarkan perilaku individu
  2. kepribadian menunjukkan konsistensi dan berlangsung lama
  3. kepribadian dapat berubah

Ada tiga teori kepribadian yang utama yaitu (1) teori kepribadian Freud, (2) teori kepribadian Neo-Freud, (3) teori ciri. Ketiga teori tersebut dianggap banyak dipakai sebagai landasan teori dalam studi hubungan perilaku konsumen dan kepribadian.

1. Teori Kepribadian Freud disebut teori psikoanalitis personality. Teori ini dianggap sebagai landasan dari psikologi modern. Teori ini menyatakan bahwa kebutuhan yang tidak disadari atau dorongan dari diri manusia seperti orongan seks dan kebutuhan biologis adalah inti dari motivasi dari kepribadian manusia. Menurut freud kepribadian manusia  terdiri dari tiga unsur yang saling berinteraksi, yaitu id, ego, dan superego.

2. Teori Neo-Freud disebut teori sosial psikologi. Menurut teori ini kepribadian dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan motivasi berperilaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhannya.

3. Teori Ciri, menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengukur kepribadian konsumen. Teori ini juga mengklasifikasikan manusia ke dalam karakteristik atau sifat / cirinya yang menonjol

Dengan mengetahui kepribadian konsumen, pemasar dapat merancang komunikasi yang sesuai dengan sasaran konsumen yang dituju, sehingga konsumen dapat menerima produk atau jasa yang dipasarkan tersebut. Pemasar mengharapkan konsumen menilai produk atau jasa tersebut adalah sesuai dengan kepribadiannya dan akhirnya pembeli menggunakan produk/jasa tersebut.

PEMBAHASAN

Penggunaan sepeda motor saat ini telah mengalami peningkatan. Produsen pun berlomba-lomba menarik hati konsumen dengan menawarkan berbagai fitur, design serta warna yang beraneka ragam dengan tujuan segmentasi pasar  tertentu. Pada saat ini, pasar motor sendiri telah di dominasi oleh Honda dengan motor bebek <125 cc, namun untuk memperkuat dominasi, Honda membuat inovasi baru dengan kapasitas 110 cc.

Dengan itu PT. Astra Honda Motor meluncurkan produk terbarunya yaitu Honda Blade yang memiliki jargon ”Winning with Blade”. Jargon ini memiliki arti sebagai pemenang dalam kompetisi di kelasnya. Dari jargon tersebut ada tiga faktor yang ingin dicapai, yaitu Winning Style, Winning Performance, dan Winning Personality.

Winning Style tercerminkan dari bentuk dan tampilan motor Honda itu sendiri. Hal ini yang membuat Honda Blade terlihat sporty. Sedangkan Winning Performance tercerminkan dari mesin yang digunakan sehingga Honda Blade lebih irit, gesit dan lincah. Dan yang terakhir Winning Personality, yaitu tercerminkan untuk orang-orang yang menyukai kemudahan, kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

Jika dilihat dari segi harga Honda Blade memang lebih mahal dibandingkan dengan harga motor bebek sekelasnya. Namun hal itu dikarenakan Honda Blade menawarkan fitur-fitur yang mengedepankan kualitas. Selain itu, Honda Blade memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki oleh motor lain.

Dalam komunikasi pemasaran Honda Blade ini, pengiklan menggunakan konsep kepribadian untuk mengkomunikasikan produknya sehingga memiliki  positioning sesuai dengan kepribadian konsumen yang dituju, yaitu konsumen yang berjiwa muda, aktif, menyukai tantangan dan ingin tampil beda sehingga jargon yang dipilih Honda Blade pun Winning with Blade.

Dalam iklan Honda Blade berusaha mengungkapkan produknya sebagai produk yang sesuai untuk konsumen yang aktif dan sporty. Kami mengklasifikasikan iklan Honda Blade ini ke dalam aplikasi dari Teori Ciri.

Comments are closed.